Mengembalikan Kondisi Psikologis

Cerita pertama kali saya deg degan dalam beberapa hari, padahal tidak ada yang harus dikerjakan. Lalu, apa yang terjadi?

Yang terjadi adalah saya punya kesempatan, saya ambil, saya berhasil dalam beberapa kesempatan awal. Lalu muncul sifat over confidence. Otak saya dikuasai dengan cara berpikir yang tidak logis, saya menjadi denial, kemudian ingin balas dendam dan semakin tidak logis lagi.

Full emosi di dalam jiwa, otak, tubuh. Cara berpikirnya berantakan, campur aduk dengan noise.

Ini sangat berbahaya, jika saya tidak move on, saya bisa hancur.

Apa yang harus saya lakukan?

Saya sadar, sebenarnya saya sudah beberapa kali mengalami hal seperti ini, terutama ketika saya mengambil keputusan yang beresiko besar.

Saya akan rehat, sementara waktu. Menghilang sedikit dari media sosial untuk menghindari noise, mencari tempat healing dalam bentuk apapun.

Karena memang inilah realita, terlihat cukup kejam, sudah terpuruk, kemudian dihantam oleh kecap kecap di luar sana.

Musuh kita bukan semesta, melainkan diri sendiri.

Saya akan kembali ke titik nol dari minus, sebelum menuju ke angka berikutnya.

Saya pernah mengalami, rehat, dan kembali lagi dengan loncatan.

Saya pernah berpikir hipnoterapi, tapi belum sempat mencoba.

Saya juga sudah membaca buku tentang stoik seperti Filosofi Teras.

Tapi tetap saja, hal ini bisa menghampiri saya.

Rehat, memulihkan.

Mungkiin memang itu yang harus saya lakukan, move on, memulihkan kondisi psikis, dan introspeksi.

Jangan lama-lama. Segera kembali dan melompat lebih tinggi.

Share this:

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.