Kenapa Instagram Begitu?

Why ketika kamu nyampah keluh kesahmu di Twitter gada orang yg komen dan bikin kamu down?

Tapi ketika kamu menceritakan keluh kesahmu di Instagram kamu bisa dapat cemoohan?

Contohnya saja, saya bikin Tweet “saya mau mundur kuliah di semester 7”

Paling orang gak peduli, sekalipun ada yang reply paling nanya kenapa

Gada yang ngejudge, why?

Coba bayangin kalau I bikin kaya gitu di Instagram, apa yang akan keluar?

  • Lemah amat keluar
  • Sayang banget duitnya
  • Dsb

No, itu di atas cuma karangan saya, tapi sering terjadi di kisah kisah orang, ehe

Sering kan ada sirkel rasan-rasan berdasarkan postingan/story IG orang, wkwk….

Lalu, kenapa kaya gitu ya? saya akan ulas berdasarkan pengamatan saya

You know lah, pada dasarnya IG is a medsos based on visual

u know if visual dinilai dari keindahan dan keindahan tidak akan jauh jauh dari kesempurnaan

thats why di IG org hanya pamer perayaan, bcs IG memang dibentuk untuk visual dan keindahan

Make sense?

Beda dengan Twitter, banyak pakar yang menyarankan kita ketika kita suntuk maka “menulislah!”….

Sementara Twitter emang medsos dengan konten utama berupa cuitan “teks”

Maka ga heran kalau kita sering liat orang berkeluh kesah di Twitter, walaupun di Instagram postingannya estetik, eheheh

Share this:

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *