Susah Senang Ala Kadarnya


Bagaimanapun perasaan saat ini, ada satu hal yang mesti dipegang. Hal tersebut adalah "secukupnya".

Segala yang berlebihan pasti lapuk. Saat bersuka cita, jangan kelewat bangga dan tinggi hati.

Semakin kamu menyombongkan diri atas apa yang kamu capai, sadarlah bahwa kelak kamu akan mengurut dada berlebih ketika kamu bercua.

Seandainya sedang tertawa

Bahagia itu banyak sebab, salah satu yang terbesar adalah adanya perasaan bangga.

Entah secara sadar dan tidak sadar rasa bangga itu yang memicu perasaan bahagia.

Bangga itu wajar. Sebab bangga adalah cara seseorang untuk mengapresiasi, termasuk apresiasi terhadap diri sendiri.

Wajar, tapi juga sewajarnya. Jangan kelewat.

Ketenangan

Pikiran dan hati yang tenang lebih realistis untuk didambakan ketimbang hidup bahagia (saja). Sebab kehidupan terus berputar diiringi dengan peristiwa suka dan duka. Saat itulah

Saat mengelus dada

Implementasinya memang gak mudah, tapi aku yakin kamu pasti bisa lewati ini semua.

Berusaha semaksimal mungkin, kalau sudah silahkan tawakal.

Beberapa hal memang ada di bawah kendalimu, tetapi ada juga hal yang di luar kendali.

Tenang. Susah, gagal, sedih, dan sebagainya yang sedang kamu rasakan ini pasti akan ada ujungya.

Semakin tangguh

Ujian dan pendewasaan itu satu paket. Ambil sisi positif dari sebuah kesedihan.

Kamu bisa belajar dari apa yang kamu alami untuk kehidupan di kemudian hari.

Kamu juga menjadi pribadi yang semakin tangguh. Ketika hal tersebut kembali terjadi, kamu bukanlah individu yang ringkih.

Kamu tidak bisa memilih untuk hidup bahagia saja, tanpa didampingi kesedihan. Keduanya sudah bagian dari alam.

Bagaimana kamu bisa merasakan bahagia jika tidak merasakan sedih? Semangat!.

Posting Komentar untuk "Susah Senang Ala Kadarnya"